Wabup dan Distan BS Desak Distributor Salurkan Pupuk Paling Lambat Senin Depan!

News 0

1-1-533x400 Wabup dan Distan BS Desak Distributor Salurkan Pupuk Paling Lambat Senin   Depan!

BENGKULU SELATAN, beritadelapan.com – Pemerintah Daerah Kabupaten
Bengkulu Selatan bersama Dinas Pertanian (Distan) terus berupaya untuk
mengatasi kelangkaan pupuk , khususnya pupuk besubsidi di Kabupaten
Bengkulu Selatan. Salah satunya dengan mengumpulkan seluruh distributor pupuk di aula Dinas Pertanian BS, Senin (16/1/17). Pertemuan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Distan BS Sri Hartati, beberapa perusahaan distributor pupuk pusri dan petro kimia.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi meminta kepada perusahaan distributor pupuk agar segera mendistribusikan pupuk, khususnya pupuk bersubsid. Karena, saat ini telah memasuki musim tanam. Ke depannya, Wabup meminta pendistribusian pupuk subsidi harus menyesuaikan dengan musim tanam petani.

“Tadi saya sudah mendesak dan menyampaikan kepada perusahaan distributor pupuk, baik pupuk pusri maupun pupuk petro kimia. Agar segera mungkin menyalurkan pupuk. Karena petani kita sudah menunggu-nunggu pupuk itu kapan sampai,” tegas Wabup.

Lanjutnya, rapat menyepakati bahwa untuk distributor pupuk Petro Kimia, pihak perusahaan komitmen untuk menyalurkan pupuk paling lambat hari Kamis (19/1/2017), pupuk sudah sampai di kios-kios pengecer disetiap wilayah distribusi di Bengkulu Selatan. Sedangkan untuk distributor pupuk Sriwijaya dideadline paling lambat Senin (23/1/2017), pupuk sudah tersalurkan ke kios-kios pengecer di Kabupaten Bengkulu Selatan.

2-533x400 Wabup dan Distan BS Desak Distributor Salurkan Pupuk Paling Lambat Senin   Depan!

“Saya ingatkan, kepada distributor nakal, yang tidak mematuhi aturan
dan kesepakatan, maka kita akan berikan tindakan yang tegas,” tegas
Wabup.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Darmawansyah
melalui kabid Sapras Sri Hartati mengatakan, bahwa alokasi pupuk
bersubsidi di Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 2.369 Ton pupuk
urea, 630 Ton pupuk SP-36, 500 Ton pupuk ZA, 5.400 Ton NPK, dan 200
Ton Organik.

“Ketidaktersediaan pupuk di awal tahun 2017 ini bukan karena
kelangkaan, namun karena adanya masa transisi dari tahun 2016 ke tahun 2017, hanya menunggu realisasi. Karena masih menunggu SPJB dari produsen ke distributor,” ujar Sri Hartati. Untuk pengecer pupuk bersubsidi, sambung Sri Hartati, di Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 53 kios. Kesemua pengecer tersebut telah dikeluarkan rekomendasinya pada 27 Desember 2016 lalu. (Yan)

Spread the love
author

Author: 

Related Posts