Target Pecahkan Rekor MURI, Bengkulu Selatan Membaca Berhadiah Dua Unit Mobil

News 0
Open-Book-1-600x231 Target Pecahkan Rekor MURI, Bengkulu Selatan Membaca Berhadiah Dua Unit Mobil

Gambar : 19/01/17-Ilustrasi Bengkulu Selatan Membaca

BENGKULUSELATAN, beritadelapan.com – Untuk mensukseskan Gerakan Bengkulu Selatan Membaca (BSM) sekaligus untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan mewajibkan kepada seluruh pelajar untuk ikut serta pada acara yang akan digelar Rabu, 28 Januari 2017 mendatang.

Hal tersebut dikemukan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud pada rapat persiapan kegiatan BSM bersama Seluruh Kepala Desa (Kades) dan Kepala Sekolah se Bengkulu Selatan di Gedung Pemuda Manna, Rabu (18/1/2017). Menurut Bupati, kegiatan Bengkulu Selatan Membaca bukan hanya bertujuan untuk memecahkan rekor MURI dalam membaca massal terbanyak se Indonesia saja, namun lebih dari itu kegiatan BSM diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkat minat baca masyarakat.

“Saya minta kepada seluruh Kepala Sekolah untuk bekerjasama menyuksesekan gerakan Bengkulu Selatan membaca ini. Ini merupakan kegiatan dalam rangka mencerdaskan masyarakat Kabupaten Bengkulu Selatan. Ini diawali dari kegiatan Bengkulu Selatan Membaca,” tegas Dirwan.

Sementara itu, Kepala SMAN 1Bengkulu Selatan Muhardin mengaku akan mendukung kegiatan pemecahan rekor MURI ini. Karena menurut Muhardin, salah satu penggagas gerakan Bengkulu Selatan membaca ini adalah SMAN 1 Bengkulu Selatan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selaku leading sector kegiatan Bengkulu Selatan Membaca menyampaikan bahwa acara membaca massal tersebut akan dilaksanakan di sepanjang jalan Jendral Sudirman, mulai dari Simpang Rukis hingga depan kantor DPRD. Acara yang menargetkan massa mencapai 100 ribu orang ini juga akan memberikan doorprize bagi peserta yang beruntung. Panitia dan sponsor menyiapkan hadiah utama berupa dua unit mobil. Selain itu juga disediakan dua unit sepeda motor, 50 unit lemari es, 50 unit kipas angin, 50 unit kompor gas dan 10 unit handphone.

“Selain pihak sekolah, nanti peserta juga akan didatangkan dari Desa dan Kelurahan. Untuk yang dari desa itu penanggungjawabnya dari Kepala Desa. Termasuk masalah transportasi dan akomodasinya,” demikin Srigusti Sabana. (CW1)

Spread the love
author

Author: 

Related Posts