SATUAN NARKOBA POLRES BENGKULU SELATAN BURU, KEMBANGKAN KASUS FE

News 0

BENGKULU SELATAN, beritadelapan.com- Pengembangan kasus FE (31) seorang kurir narkoba yang tertangkap pada hari senin (16/01/2017) di Desa Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, berlanjut jaringan kasus FE ternyata tidak sendiri, identitas salah satu tersangka yang lainnya

sabu-ilustrasi-OK-600x341 SATUAN NARKOBA POLRES BENGKULU SELATAN BURU, KEMBANGKAN KASUS FE

Photo : Kurir Sabu Tertangkap: 19/01/2017 (Edit-Red)

telah dikantongi oleh Satuan Narkoba Polres Bengkulu Selatan.

 

IMG20170119133408-294x400 SATUAN NARKOBA POLRES BENGKULU SELATAN BURU, KEMBANGKAN KASUS FE

“KURIR SABU TERTANGKAP”

Kasat Narkoba Polres Bengkulu Selatan Iptu. Ahmad Khairuman, SE membenarkan bahwa FE telah diamankan di Polres Bengkulu Selatan.

Menurut keterangan tersangka FE bahwa ia hanyalah seorang tukang ambil/antar barang atau kurir, dari jasa yang digunakannya ia hanya mendapatkan keuntungan memakai barang haram tersebut.

“Saya hanya seorang kurir, biasanya saya pesan barang haram tersebut sebanyak 5J dan itupun habis dalam lima hari, harga per 1J itu 400 Ribu Rupiah, sedangkan keuntungan saya hanya bisa memakai”. pengakuan FE dengan keadaan tangan diborgol.

Untuk sanksi pidana seorang kurir narkoba diancam dengan pidana pasal :

Pasal 115

(1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

(2) Dalam hal perbuatan membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram atau melebihi 5 (lima) batang pohon beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Pasal 120

(1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan II, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

(2) Dalam hal perbuatan membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan II sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Pasal 125

(1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan III, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 7 (tujuh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

(2) Dalam hal perbuatan membawa, mengirim, mengangkut, atau mentransito Narkotika Golongan III sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). (JT)

Spread the love
author

Author: 

Related Posts