Paradigma

Paradigma dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebut juga sebagai ‘Kerangka Berpikir’. Dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Paradigma, “adalah cara pandang orang terhadap diri dan lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir, bersikap, dan bertingkah laku. Paradigma juga dapat berarti seperangkat asumsi, konsep, nilai, dan praktik yang diterapkan dalam memandang realitas dalam sebuah komunitas yang sama,”.

Melihat kenyataan yang ada pada dewasa ini, Covid 19 menjadi kata yang mendunia, identik dengan nama mahluk hidup yang menyerang kesehatan manusia. Covid 19 menjadi buah bibir, menjadi buah pikir, menjadi mimpi menakutkan, hingga mungkin menjadi dasar keputusan besar yang mempengaruhi hajad hidup orang banyak.

Ekosistem Dunia yang beraneka ragam, budaya, suku, ras, negara, bahasa, warna kulit, dihadapkan pada kenyataan Covid 19, merupakan Virus serius yang menular antara satu manusia dengan manusia lainnya, ganas dan cepat, hingga menyebabkan kematian. Ditemukan hal-hal baru tentang Covid 19, bahwa apabila seseorang memiliki ketahanan tubuh yang kuat, orang tersebut dimungkinkan tidak akan mengalami kematian, bahkan ada juga yang tidak mempunyai gejala apapun, namun diyakini mampu menularkan dengan orang lain. Dunia dihadapkan pada pilihan yang satu, Covid 19 adalah Virus mematikan. Seketika seluruh ras manusia menjadi sama, semua punya potensi tertular dan menularkan.

Sementara itu, wilayah pertama kali yang terkena Virus Covid 19, hingga kini terlihat telah keluar dari bencana tersebut, seakan Virus Covid 19 menyebar dan tidak ingin pulang keasalnya. Negara lain, termasuk Indonesia telah bebulan-bulan disibukkan dengan Virus tersebut. Paradigma yang nampak dan mengemuka, informasi menyebar luas, tetap pada ketangguhan Covid 19, Virus mematikan manusia.

Ada Kebaikan Dalam Musibah

Rakyat melihat, pemerintah terlihat serius menangani Virus Covid 19. Tangan-tangan baik terlihat beruluran, sembako dibagikan, listrik diberi diskon, kredit ditangguhkan, masyarakat diharap beristirahat sementara di rumah masing-masing. Meskipun atas keputusan berat yang diambil, akibat lain tetap timbul dan menjadi paradigma. Dampak Ekonomi terasa lebih terasa.

Tidak hanya pemerintah, masyarakatpun juga memiliki peran positif, warna warni yang ada di Indonesia terlihat cantik, yang memiliki kelebihan dengan keikhlasan yang ada memberikan kepada yang membutuhkan.

Kilas Balik

Pada tanggal 27 Januari 2020, BeritaDelapan melakukan wawancara terhadap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan, yang mana pada kesempatan tersebut, BeritaDelapan mempertanyakan tanggapan Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan terkait Virus Covid 19 (Corona). Diperoleh informasi pada waktu itu, Covid 19 belum merebak di Indonesia, hanya masih terjadi di luar negeri.

Antisipasi terhadap Covid 19 agar tidak masuk ke Indonesia umumnya, dan terkhusus Kabupaten Bengkulu Selatan telah dipikirkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan, dengan upaya menyampaikan sosialisasi, himbauan kepada masyarakat agar tetap menjalankan budaya berlaku sehat.

Sorotan Redaksi BeritaDelapan

Kebersamaan dalam menghadapi wabah Virus Covid 19, meskipun hanya dengan berpikir positif dan mempercayakan amanah kepada Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten serta Desa, merupakan salah satu peran serta masyarakat dalam menghadapi serangan Virus Covid 19.

  1. Sebagai Negara Yang BerkeTuhanan Yang Maha Esa, menyerahkan segala urusan kepada Tuhan Yang Maha Esa, merupakan modal utama.
  2. Berlaku Sabar dalam menghadapi ujian
  3. Berpikir Positif dengan tindakan yang diambil oleh Pemerintah Republik Indonesia dan tidak meninggalkan peranan untuk memberikan masukan kepada pemangku kebijakan secara bejenjang.

Demikan Paradigma yang ada. Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berkorban dalam perjuangan menghadapi serangan Covid 19. Semoga bencana Covid 19 segara berlalu. Banyak pelajaran yang dapat diambil oleh semua pihak. *) Red

Leave a Reply