Kajian Editorial : Informasi Berita Proyek Pemasangan Beronjong

KEBD 0

— BeritaDelapan.Com —

Terpantau oleh BeritaDelapan, melalui jejaring internet. Informasi terkait pekerjaan Proyek Pemasangan Beronjong di sebuah Desa dalam Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan, menjadi sorotan beberapa media online.

Media Online 1 : MitraTodayCom

Dari laman https://www.mitratoday.com/dinas-pupr-bidang-sda-diduga-langgar-uu-nomor-4-tahun-2009-tentang-minerba/, secara tersurat diperoleh informasi :

Kutipan 1 : Proyek tersebut terindikasi menggunakan material yang patut dipertanyaakan regulasinya. seorang berinisial JT, mempertanyakan pemberlakuan UU Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Minerba di Dinas PUPR Bengkulu Selatan.

“… Atauhkah UU Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Minerba tidak berlaku di Dinas PUPR Bengkulu Selatan?…”, tanya JT seperti dikutip BeritaDelapan.

Kutipan 2 : Pertanyaan tersebut menyusul adanya pemberian informasi oleh Kabid SDA Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Putra, yang mengatakan pemanfaatan dan pengambilan material tanpa menggunakan alat berat belum ada peraturan lain yang mengaturnya.

“… pengambilan material tidak menggunakan alat berat itu tidak masalah dan peraturan lain yang mengatur tu belum ada”, terang Putra sebagaimana kutipan BeritaDelapan.

Kutipan di atas, dilihat oleh BeritaDelapan memiliki informasi : Pernyataan Putra sebagaimana kutipan, Tidak Memiliki Hubungan dengan pertanyaan JT seperti terkutip. Putra menerangkan teknis pengambilan material tidak menggunakan alat berat bukan menjadi persoalan, disebabkan belum ada peraturan yang mengaturnya. Sementara, JT mempertanyakan pemberlakuan UU Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Minerba pada Dinas PUPR Bengkulu Selatan diberlakukan atau tidak diberlakukan.

Dari laman https://www.mitratoday.com/mantan-kades-karang-agungjanji-nunggu-katau-betaruhmasih-meleset/, terbaca informasi :

Kutipan 1 : Jackson, berharap kepada Kontraktor agar dapat menyelesaikan permasalahan dengannya. Dugaan sementara, Jackson belum menerima pembayaran atas Sewa Tempat dan Makan Minum dari Kontraktor.

”Ia, kontraktornya sebelum pekerjaan, meminta kami agar dapat menyewakan tempat dan makan minum kepada kepala pekerja, namun hingga pekerjaan selesai dan sampai saat ini belum bayar.” Penjelasan Jackson seperti kutipan BeritaDelapan.

Kutipan 2 : Dinas PUPR Bengkulu Selatan diharapkan oleh Jackson agar dapat menjadi fasilitator antara Jackson dengan Kontraktor, dalam menyelesaikan dugaan sengketa antara keduanya.

“Saya sudah coba telphone kontraktornya tapi tidak pernah di angkat, saya minta kepada pihak yang berkompeten terutama dinas PUPR BS agar dapat memediasi permasalahan ini, ”, harapan Jackson tertulis dalam kutipan BeritaDelapan.

Kutipan informasi tersebut di atas, memiliki hubungan informasi, yaitu : Jackson, diduga kuat telah dilalaikan haknya oleh kontraktor dan pekerjaan yang dimaksud merupakan pekerjaan proyek dari Dinas PUPR Bengkulu Selatan.

Media Online 2 : LintasBengkuluCom

Laman https://lintasbengkulu.com/ini-pengakuan-pilu-jokson-ditinggal-kabur-kontraktor-beronjong/, bisa dibaca informasi :

Petikan 1 : Disinyalir, Jokson, menderita kerugian 900 ribu rupiah, yang diakibatkan oleh Kontraktor Pelaksana Pekerjaan Proyek Pemasangan Beronjong, yang hingga saat ini belum membayar biaya makan dan minum serta upah bagi pekerja pengumpul meterial batu.

“… Kepala Tukangnya itu setiap hari dan selama satu minggu itri saya yang memberi makan. Kopi dan makanya itu 3 kali satu hari dikasih. Tapi hingga hari ini belum juga dibayar ke istri saya. Begitu pun uang saya pribadi, pertama 300 ribu yang belum dibayar dan kedua 600 ribu yang saya keluarkan untuk membayar warga yang mengumpul material batu…”, ungkap Jokson, terpetik oleh BeritaDelapan.

Petikan 2 : Dimungkinkan Jokson merasa kecewa, atas permasalahan yang dihadapinya. Jokson menerangkan, di daerahnya adalah istilah perkataan dan perbuatan harus diselaraskan. Janji harus ditepati.

“…. Saya telpun (telpon-red) sudah tidak diangkat lagi oleh pemilik CV dan ketiganya itu. Sampai-sampai gunting besi besar yang tinggal dangau saya ini mereka tidak berani lagi datang kesini untuk mengambilnya. Padahal sebelumnya merkea (mereka-red) sering sekali nelpon saya. Kalau bahasa kami Kedurang ini JANJI NUNGGU KATAU BETARUAH, seharusnya begitu”, keluh Jokson, diambil petik oleh BeritaDelapan.

Petikan di atas menjelaskan hubungan peristiwa yang dialami oleh Jokson. Dimana Jokson merasa dirinya dirugikan oleh Kontraktor Pelaksana Pekerjaan Proyek Pemasangan Beronjong. Terdapat Hubungan Informasi dari petikan 1 dan 2.

Dari Dua (2) Media Online sumber berita tersebut, dapat disimpulkan adanya Hubungan Informasi.

Demikan Kajian Editorial kali ini, bagi pihak-pihak terkait dalam Kajian Editorial BeritaDelapan yang ingin menyampaikan Hak Jawab, silahkan mengirimkan ke redaksi, Hak Jawab dapat dimuat dalam berita Kajian Editorial BeritaDelapan (KEBD) berikutnya *)

*) Red

Spread the love
author

Author: 

Related Posts