GUSNAN “BOBOL PAPAKAN KOLAM”, SELANJUTNYA YUDIKATIF…

News 0
BENGKULOK-532x400 GUSNAN "BOBOL PAPAKAN KOLAM", SELANJUTNYA YUDIKATIF...U SELATAN, beritadelapan.com– Gerakan “Bobol Papakan Kolam” oleh Gusnan menuai banyak asumsi, terlebih kegiatan tersebut diunggah di FB Gusnan Mulyadi pada hari Rabu (11/01/2017). “Saya sgt paham sebagian masyarakat membenci saya karena hal ini…” Wejang Gusnan lewat akun Facebooknya seakan terlihat bicara meminta maaf.
Selanjutnya Rabu (18/01/2017), giliran Yudikatif (Kapolsek Seginim, Danramil Kayu Kunyit) dan Perwakilan Kecamatan Seginim melaksanakan temu masyarakat petani kolam air deras yang bertempat di Pasar Kaget Desa Babatan Ulu. Tujuan pertemuan tersebut memberikan pemahaman dan pengertian terhadap petani kolam air deras terkait upaya penertipan terhadap penggunaan air di sepanjang irigasi induk.
Sebelumnya beredar kabar yang tidak jelas sumbernya (hoak) yang diterima oleh para pemilik kolam bahwasanya akan ada kegiatan pembongkaran / penutupan kolam yang akan dilakukan oleh para petani sawah yang menimbulkan kekhawatiran dari para petani kolam.
Terhimpun data bahwa Petani Kolam melalui Nin Permana dan Soleh (Ketua Kelompok Petani Kolam) menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah, yaitu :
  1. Meminta pemerintah daerah agar segera melakukan pengerukan sedimen di pintu air selepah.
  2. Mgar pemerintah daerah dapat melakukan pengaturan terkait penggunaan air antara petani kolam dan petani sawah.
  3.  Meminta difasilitasi guna dilakukan pertemuan antara pemerintah, petani sawah dan petani kolam guna mencari solusi untuk mengatasi p
    ermasalahan irigasi.
 Menanggapi keluhan tersebut Kapolsek dan Danramil berjanji akan menyampaikan permintaan itu kepada Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan. Meminta agar masyarakat tetap bersikap tenang, jangan mudah terpancing isu yang dapat merusak keharmonisan masyarakat itu sendiri.

“Memang sudah selayaknyalah, antara 2 sumber ekonomi masyarakat tersebut, pemda memang harus tetap komitmen. Apabila dilakukan secara tidak adil tentu akan tetap berdampak pada kesejahteraan masyarakat Bengkulu Selatan. Kemudian, masyarakat tinggal menunggu solusi yang diberikan pemda, sambil tetap menjaga ketertiban bersama” (Red). (JT)

Spread the love
author

Author: 

Related Posts