Tahu Sama Tahulah…

Editorial 0
IMG_20180308_112429 Tahu Sama Tahulah...

Gambar : Photo Tidak Terkait Dengan Berita. Ini Kegiatan Paripurna Istimewa DPRD, HUT Bengkulu Selatan 2018.

 

BENGKULU SELATAN, beritadelapan.com – Menggeluti dunia Pers, memang membutuhkan kesabaran. Dalam menjalankan tugas sebagai pencari berita, diperlukan keuletan tersendiri.

“Karya Jurnalistik dapat mempengaruhi sudut pandang seseorang terhadap satu atau lebih permasalahan. Menceritakan informasi lapangan menjadi sebuah jurnal pendek, membutuhkan ketekunan tersendiri. Berita seperti ribuan kapas tertiup angin, sangatlah sulit menghimpun berita yang telah ditayangkan. Berita dapat memecah belah ataupun menyatukan ummat”, (red).

Tidak Dicairkan Semua.

Tersebutlah sebuah cerita, diangkat dari kisah nyata, pengalaman jurnalis beritadelapan.com.

Hari tidak pagi lagi, menjelang siang. Bengkulu Selatan tersenyum dalam “Harapan Sejahtera”. Saya bersama teman satu profesi namun beda media, meluncur gunakan mobil menuju target.

“Perkiraan ada kegiatan fiktif, di OPD ini”, celotehku tanpa menunggu jawaban dari J wartawan media SH.

Sepanjang jalan, tidak banyak yang kami lakukan, obrolan pendek dan kurang penting.

J memarkirkan mobilnya di pekarangan OPD X, saya duluan turun, berjalan menuju ruang perencanaan dan keuangan Dinas X Bengkulu Selatan.

“Assalamu’alaikum, permisi bu, boleh sedikit minta informasi?”, tanyaku pada tiga orang perempuan dalam ruangan tersebut.

” Walaikum salam, banyak juga boleh”, sahut salah satu staf Dinas X.

“Kalau soal kegiatan IKM, nanyanya dengan siapa?”, lanjutku kemudian.

Dari jawaban perempuan staf Dinas X Bagian Perencanaan dan Keuangan, saya dan J berjalan menuju ruangan lain, kebetulan tempatnya hanya berjarak dan terhubung dengan ruang tamu, sebentar telah berada tepat di pintu ruangan umum.

Saya dan J duduk di depan meja sebuah ruangan ber-AC, di belakang meja tersebut terlihat seorang lelaki dengan usia menjelang pinsiun. Saya mempersiapkan perlengkapan wawancara, alat perekam suarapun saya nyalakan. Saya perhatikan J juga melakukan hal serupa.

Nampak sedikit gugup, bapak tersebut mungkin jengah melihat saya dan J yang mengorek informasi mendetail dan mendalam.

“IKM itu apa, outputnya gimana, tahun belakang … Jutaan tahun ini … juta. Rinciannya seperti apa?”, pertanyaan dasar 5 W 1 H terlintas di benak dan keluar begitu saja dariku.

Wawancarapun berlangsung agak lama. J mengeluarkan pertanyaan serupa tapi dengan narasi beda.

“Kan kegiatannya berlangsung satu bulan. Tapi mengapa honornya tiga bulan?”, tanya J dengan memegang surat kabar tempatnya bekerja.

Tidak terlalu banyak informasi yang saya dan J dapatkan. Hanya terkuak sudah, kegiatan tersebut diduga berjalan melanggar aturan. Setidaknya efesiensi anggaran tidak tercapai di banding output kegiatan.

“Tidak terpakai semua untuk kegiatan tersebut. Honor … juta. Sama-sama tahulah, kalau ada teman satu kantor yang sakit. Saya ambilkan dari dana kegiatan tersebut”, ujar PNS yang sebentar lagi akan pinsiun tersebut.

Tanggapan Pembaca.

Cerita tersebut di atas, merupakan penggalan informasi, diadopsi dari kejadian lapangan saat wartawan beritadelapan.com menjalankan profesinya.

Pembaca dipersilahkan memberikan komentarnya. Sebagai kajian redaksi beritadelapan.com dalam menayangkan sebuah informasi. Sengaja redaksi angkat dalam kolom editorial, agar pembaca dapat memberikan tanggapan. Apabila pembaca bersedia memberikan komentar, menulis masukan, silahkan kirim ke redaksib8@gmail.com, atau tulis di bawah berita pada menu komentar. (Red)

Rate this article!
Tahu Sama Tahulah…,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply